TUGAS PPKN
Nama:Elza Charina Putri
Kelas:X Titl 1
No Absen:
Rangkuman bab 7
Bab 7 BUDAYA POLITIK di Indonesia
A. Pengertian dan Komponen Budaya Politik
1. Pengertian Budaya Politik
Secara harfiah,kata budaya berasal dari bahasa Sanskerta,yaitu budhayah atau bentuk jamak dari budhi yg berarti akal.Sementara itu,kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yg berarti negara atau kota.
Pada dasarnya,definisi budaya politik sudah banyak dikemukakanj oleh para ahli.
a. B.N.MARBUN(2005) Budaya politik adalah pandangan politik yg memengaruhi sikap,orientasi,dan pilihan politik seseorang.
b. Austin Ranney mengartikan budaya politik sebagai seperangkat pandangan tentang politik dan pemerintahan yg dipegang secara bersama sama atau sebuah pola orientasi terhadap objek objek politik.
2. Komponen Budaya Politik
a. Orientasi Warga Negara terhadap Sistem Politik
Almond dan Verba(1990) mengklasifikasikan komponen budaya politik kedalam tiga bentuk orientasi
1). Orientasi yg bersifat kognitif
2) Orientasi yg bersifat afektif
3) Orientasi yg bersifat evaluatif
b. Objek Politik
Objek politik dalam konteks ini adalah hal yg dijadikan sasaran orientasi warga negara.Terdapat tiga jenis objek politik yg berkembang,yaitu objek politik umum,objek politik input,dan objek politik output.
B. Tipe tipe Budaya Politik
1. Tipe budaya politik yg berkembang dalam Masyarakat
a.Budaya Politik Parokial
Merupakan budaya politik saat partisipasi warga masyarakat dalam politik masih sangat rendah atau tidak memiliki perhatian sama sekali terhadap politik.Ciri ciri budaya politik parokial yaitu
1. Rendahnya dukungan kepada pemerintah
2. Adanya kedekatan warga negara dengan suku suku,daerah,agama atau kelompok etnisnya sendiri
3. Memandang keberhasilan dengan pesimistis sehingga dukungan terhadap pemerintah rendah
b. Budaya Politik Subjek
adalah budaya politik yg terjadi ketika warga negara telah memiliki pengetahuan mengenai pemerintah serta kebijakannya namun belum memiliki orientasi untuk terlibat atau berpartisipasi secara aktif dalam proses politik.Ciri ciri budaya politik subjek yaitu
1. Ada dukungan yg tinggi kepada pemerintah
2. Terdapat lebih banyak kepercayaan terhadap grup grup lain dalam masyarakat
3. Warga tetap tidak melibat diri mereka sendiri sebagai peserta aktif yg akan memengaruhi politik.
c. Budaya Politik Partisipan
Merupakan budaya politik saat warga negara telah memiliki orientasi terhadap ketiga objek politik.Ciri ciri budaya politik partisipan yaitu
1. Serupa dengan budaya politik subjek dalam hal pengakuan dan penerimaan legitimasi pemerintah
2. Kebanyakan orang dalam masyarakat menerima aturan yg sama untuk mendapatkan dan memindahkan kekuasaan
3. Warga memiliki keyakinan yg sangat tinggi bahwa tindakam mereka berpengaruh dalam kebijakan politik
2. Model Kebudayaan Politik
Mochtar Masoed dan Colin MacAndrews mengemukakan tiga model kebudayaan politik yaitu
a. Masyarakat Demokratis Industrial
b. Masyarakat dengan Sistem Politik Otoriter
c. Masyarakat Demokratis
C. Budaya Politik Indonesia
Ciri Dominan Budaya Politik Indonesia
Afan Gaffar berpendapat bahwa budaya politik Indonesia memiliki tiga ciri dominan antara lain
a. Adanya hierarki yg kuat/ketat
b.Adanya kecenderungan patronase(perlindungan)
c. Adanyakecenderungan neo-patrimonialistik
D. Sosialiasi Politik dalam Pengembangan Budaya Politik
1. Pengertian Sosialisasi Politik
Sosialisasi politik pada hakikatnya adalah suatu proses untuk memasyarakatkan nilai nilai atau budaya politik ke dalam suatu masyarakat.
2. Pembagian Sosialisasi Politik
Ramlan Surbakti(2010) membagi sosialisasi politik dalam dua bagian berdasarkan metode penyampaian pesan yaitu
a. Pendidikan Politik
Merupakan proses dialogis antara pemberi dan penerima pesan.Melalui proses ini,para anggota masyarakat mengenal dan mempelajari nilai nilai,norma norma,simbol simbol politik negaranya dari berbagai pihak dalam sistem.
b. Indoktrinasi Politik
Merupakan proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarkat untuk menexrima nilai,norma,dan sumbol yg dianggap penguasa sebagai ideal dan baik.
3. Lembaga,Sarana atau Agen Sosialisasi Politik
a. Keluarga
b. Sekolah
c. Kelompok Pergaulan
d. Tempat Bekerja
e. Media Massa
1.sebutkan 3 budaya politik partisipan
Jawab:
- serupa dengan budaya politik subjek dalam hal pengakuan dan penerimaan legitimasi pemerintah.
- kebanyakan orang dalam masyarakat menerima aturan yang sama untuk mendapatkan dan memindahkan kekuasaan.
- warga memiliki keyakinan yang sangat tinggi bahwa tindakan mereka berpengaruh dalam kebijakan politik.
Tugase covid
A. Ancaman yang paling berpengaruh menurut saya adalah :
Penularan Virus
Penularan virus yang begitu cepat sangat berpengaruh terhadap kesehatan warga,biasanya penularan ini ditularkan oleh orang yang baru saja pulang berpergian dari perantauan, dan juga orang yang baru saja berpergian dari wilayah yang sudah tercemar virus ini.Jika masyarakat tidak mengikuti aturan pemerintah untuk tetap mengisolasikan diri di rumah, maka kondisi kesehatan masyarakat bisa terancam.
Kesadaran Masyarakat
Penularan virus sangat dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat yang kurang.Jika kesadaran masyarakat dalam menaati peraturan pemerintah seperti tidak keluar rumah jika tidak penting, menghindari keramaian, dan menjaga kebersihan itu kurang maka virus ini sangat cepat penularannya.
Berita Hoax
Berita hoax tentang Virus covid 19 juga menjadi ancaman bagi masyarakat, karena berita yang tidak benar dapat membuat masyarakat gelisah.
B.Dampak Ancaman tersebut
1.Pribadi
Bagi pribadi saya sendiri, ancaman tersebut bisa berpengaruh bagi diri saya sendiri. Karena jika ancaman tersebut tidak bisa dikendalikan, saya juga bisa terkena imbasnya seperti tidak bisa keluar rumah bahkan sekolah, tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya, dan bahkan juga bisa tertular virus corona ini juga tuntutan adanya isolasi diri, dilarang untuk melakukan aktivitas diluar rumah mengakibatkan ditundanya kegiatan sekolah, proses pembelajaran pun melalui daring.
2.Keluarga
-Dampak Negatif
Dampak ancaman tersebut juga bisa berpengaruh bagi lingkungan keluarga,jika salah seorang anggota keluarga tersebut tertular maka hubungan didalam keluarga tersebut bisa berkurang bahkan bisa hilang karena takut menularkan keanggota lainya.
-Dampal positif
Larangan beraktivitas diluar berakibat adanya waktu lebih untuk berkumpul dengan keluarga, mempererat hubungan ayah,ibu, anak.
3.Masyarakat
Ancaman tidak melakukan aktivitas diluar rumah pada masyarakat yang tidak melakukan pekerjaan dari rumah ini menjadi masalah karena mereka jadi tidak bekerja dan tidak dapat mendapatkan penghasilan dan kegiatan sosial didalam masyarakat akan menghilang,dan hubungan sosial akan berkurang.
C.Yang harus dilakuan untuk mengatasi pandemi ini.
Yang harus dilakukan untuk mengatasi pandemi ini sebenarnya cukup mudah yaitu hanya dengan cara menjaga kebersihan, selalu waspada, menaati anjuran pemerintah, dan meningkatkan kesadaran.Setelah srmua itu terpenuhi maka wabah penyakit ini bisa hilang.
D.Apakah penting kesadaran diri
Ya, kesadaran diri sangat penting dalam kondisi apapun, seperti sekarang yaitu dalam menghadapi wabah ini. Kesadaran diri sangat berpengaruh dalam penularan virus corona ini, jika kesadaran diri kurang seperti tidak menjaga kesahatan, dan tidak waspada, maka wabah ini tidak akan ada ujungnya. Jadi kesadaran diri itu penting untuk mengurangi wabah ini.Kesadaran sangat penting untuk menangai pandemi covid 19 karena penularan covid 19 terjadi dari manusia ke manusia, oleh karena itu dibutuhkan kesadaran yang tinggi bagi setiap individu untuk menjaga pribadi masing masing, melalui pola hidup sehat (PHBS), isolasi diri agar pandemi covid 19 segara mereda.
E. Dampak ketidak Sadaran manusia
Kesadaran manusia sangat berpengaruh terhadap segalanya, jika manusia itu tidak mempunyai kesadaran diri maka wabah ini akan sangat memanas, penyebaran virus akan cepat, penyakit dimana mana, dan korban akan selalu bertambah.
Tugas wawasan nusantara
WAWASAN NUSANTARA
Soal:
1. Jelaskan pengertian wawasan Nusantara.
2. Sebutkan dan jelaskan asas asas dalam konsep wawasan Nusantara.
3. Tuliskan dan jelaskan unsur unsur dasar konsep wawasan Nusantara
4. Tuliskan fungsi dari wawasan Nusantara.
5. Bagaimana latar belakang terbentuknya wawasan Nusantara dalam konteks NKRI ? Dan apa yang terjadi jika Indonesia tidak memiliki konsep wawasan Nusantara?
Jawaban:
1. Menurut ketetapan MPR tahun 1999 Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungan yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah NKRI yang meliputi darat, laut dan udara diatasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi sosial, budaya dan pertahanan keamanan.
2. - Kepentingan yang sama yaitu cara pandang terhadap bangsa dan negara.
- Keadilan yaitu kesesuaian pembagian hasil dengan jerih payah dan pembagian kegiatan baik perorangan , kelompok maupun daerah.
- Kejujuran yaitu keberanian berfikir, berkata dan bertindak sesuai realita demi kemajuan bangsa dan negara.
- Solidaritas yaitu kerja sama,setia kawan dan peduli sesama.
- Kerja sama yaitu adanya koordinasi untuk mencari sinergitas.
- Kesetiaan kepada bangsa dan negara.
3. • Wadah meliputi kekayaan alam dan penduduk dengan beragam budaya.
• Isi aspirasi bangsa yang bertujuan untuk mencapai tatanan kehidupan bermasyarakat yang ideal dinegara kesatuan republik Indonesia.
• Tata Laku pertemuan antara wadah dan isi yang menghasilkan mentalitas dan cita cita bersama untuk menjadikan Indonesia yang inklusif dan membangun.
4. Wawasan Nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan,dan tindakan bagi penyelenggara ditingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Secara khusus fungsi Wawasan Nusantara:
• Konsep ketahanan Nasional : dijadikan konsep pembangunan Nasional, pertahanan, keamanan dan kewilayahan.
• Wawasan pembangunan : dengan mencangkup kesatuan poleksosbudhankan.
• wawasan pertahanan dan keamanan negara : merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.
• wawasan kewilayahan : untuk menghindari sangketa dengan negara tetangga.
Latar belakang :
5• Falsafah Pancasila dimana nilai nilai yang mendasari antara lain penerapan hak asasi manusia, mengutamakan kepentingan masyarakat dari pada individu atau golongan pengambilan keputusan melalui musyawarah.
• Aspek kewilayahan dimana pengaruh geografis harus diperhitungkan.
• Aspek sosial budaya dimana Indonesia mempunyai beragam budaya.
• Aspek sejarah dimana dari sejarah,bangsa Indonesia tidak menginginkan perpecahan antar elemen bangsa.
Jika Indonesia tidak memiliki konsep wawasan Nusantara yaitu Indonesia akan kacau,para penduduk Indonesia akan dijajah oleh negara lain.
Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah
1. Hubungan Struktural Pemerintah Pusat dan Daerah
Hubungan antara pemerintah pusat dan daerah timbul sebagai konsekuensi dianutnya asas desentralisasi dalam pemerintahan negara.
Secara teoritis,dalam konteks negara kesatuan,dikenal ada dua cara dalam menghubungkan pemerintahan pusat dan daerah yaitu sentralisasi dan desentralisasi.
2. Hubungan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah
Hubungan fungsional berkaitan erat dengan pembagian tugas dan wewenang yg harus dijalankan oleh pemerintah pusat dan daerah untuk menciptakan pemerintahan yg baik.
Adapun agar terwujud distribusi kewenangan dalam mengelola urusan pemerintahan yg efisien dan efektif antartingkat pemerintahan,distribusi kewenangan mengacu pada kriteria berikut
a. Eksternalitas
b. Akuntabilitas
c. Efisiensi
Tugas poster